Tuesday, December 22, 2009

Charlie's Angel

Baru saja saya menyaksikan minisode (mini episode) dari Charlie's Angel di Star World, serial trend di kalangan orang jadul di awal 80 an dimana hanya satu TV yang berkibar di negara tercinta ini, TVRI.

Bukan TVRI nya yang akan saya sorot, melainkan Charlie's Angel nya. Tiga dara cantik yang berperan sebagai 'detektif' dibawah asuhan 'Charlie' yang selalu muncul dalam bentuk kotak speaker mini komunikasi dua arah telepon.

Di jaman yang sekarang didominasi oleh tv digital resolusi tinggi, tayangan Charlie's Angel kalau dipikir pikir, maaf saja, kuno, klasik, cupu. Paling paling hanya penampilan celana Farah Fawcett yang dipendek pendekin, itupun mungkin bagi anak ABG sekarang dianggap paha gajah. Dandanan? maaf kata, itu gaya rambut model hutan rimba kali...

Tapi bukan itu yang saya akan sorot. Disamping minisode Charlie's Angel, Star World juga pernah menayangkan minisode serial Starsky & Hutch dengan gaya rambut kribo hancur2 an. Lalu, mengapa serial ini kembali ditayangkan? Apa daya tariknya?

Kalau dipikir pikir, dibandingkan dengan Desperate Housewife, Sex & the City, 24, Prison Break, Lipstick Jungle, atau yah Smallville, Heroes, Vegas, kedua serial di atas memang jauh kualitasnya dari tayangan terkini. Dari segi cerita, pengambilan gambar, gadget, mode, you name it.

Benar bagi anak 'kemarin sore', bagi MTV gen, Y generation atau entah apapun namanya nanti. Namun bagi oom oom dodol yang masih ingat tv nya pakai tabung hitam putih, dan suka semutan, tayangan tersebut membangkitkan nostalgia yang mungkin paling dalam.

Pertama, tayangan tersebut merupakan "alternatif lain" daripada melihat sang bini di tahun 70 akhir atau 80 awal yang bisanya cuma nyerewetin suami kalau belum gajian. Apalagi isi dompet selalu raib pas mau pergi ke kantor (sudah ditilep sang istri).

Kedua tayangan tersebut menjadi alternatif daripada diajak ronda keliling rw/rt dengan memakai pentungan yang tidak jelas bunyinya, disamping yang pasti tidak ada maling (tahun 80 an kan ada operasi petrus nya si babeh)

Ketiga, tayangan tersebut menjadi alternatif hiburan daripada main gaplek sama orang orang rt, atau daripada main catur di pos ronda.

Keempat, nah ini biasanya bagi orang orang tua, oom oom dan tante tante yang sudah frustasi dan tidak punya harapan di masa tuanya, yaitu buat mengenang 'kejayaan' masa lalu, karena zaman sekarang sudah dianggap tidak 'normal' lagi. Anak anak sekarang memang sudah kurang ajar terhadap orang tua, ngelawan seenak jidat nya, dikasih duit malah dipakai untuk clubbing, minta beli pelek mobil yang warna item ukuran 18, facebook an dari pagi sampai pagi, beli bb, ipod harus punya, laptop minimal mac book, ampun......

Jadi, seandainya nanti anda merindukan tayangan2 saat ini (desperate housewife, s and the c, smallville, rosewell, heroes, 24, prison break, nap, dll), tentu anda tahu apa yang sedang anda alami.

No comments:

Post a Comment